Seminar proposal lagi….

Kemarin, ada tiga mahasiswa SIMKES seminar proposal. Yang pertama, pak Maman berencana menganalisis faktor-faktor yang menghambat penerapan sistem informasi manajemen berbasis LAN di dinas kesehatan kabupaten X. Alasan utama mengajukan judul tersebut adalah tidak berfungsinya aplikasi berbasis LAN yang telah diterapkan sejak tahun 2003 untuk mendukung pembuatan profil kesehatan. Bahkan, sampai saat ini profil kesehatan tahun 2005 pun juga belum berhasil dibuat. Secara teoritis, dengan adanya aplikasi dalam suatu sistem jaringan LAN akan mempermudah information sharing antar subdin. Akan tetapi, di lapangan banyak faktor yang berpengaruh. Diduga, faktor non teknis (mulai dari manajemen, dukungan pimpinan, kultur bertukar informasi, sampai dengan kultur yang melekat pada organisasi dan orang-orang di dinas kesehatan tersebut)lebih berpengaruh daripada aspek teknis (jaringan komputer, perangkat lunak sampai dengan perangkat kerasnya).

Yang kedua, pak (bukan ibu) Elisa akan mengembangkan desain database pemantauan program di dinas kesehatan propinsi X. Penelitian pak Elisa sebenarnya melakukan tahapan awal dalam pengembangan analisis yaitu requirement analysis sampai dengan pembuatan desain database. Tantangan yang menarik terletak pada evaluasi kerangka logik kebutuhan data dan informasi program-program di dinkes propinsi serta aliran datanya oleh para calon pengguna. Kemampuan komunikasi dan menerjemahkan ERD serta fungsionalitasnya kepada staf di dinas kesehatan sangat penting dalam proses penelitian pak Elisa.

Yang ketiga, pak Herwanto mencoba mengembangkan sistem informasi surveilans DBD di kota X. Sistem pencatatan data DBD yang masih manual, tidak terintegrasinya data pasien dari rumah sakit dan puskesmas menjadi salah satu alasan untuk mengembangkan sistem informasi manajemen surveilans DBD untuk diterapkan di dinas kesehatan.

Dari ketiga proposal tersebut ada beberapa hal yang menarik untuk didiskusikan. Pertama, pertanyaan menarik dari pak Hari Purnomo tentang bagaimana sebenarnya kerangka konsep dalam penelitian sistem informasi. Dalam proposal pak Elisa memang masih campur aduk antara kerangka konsep (yang bicara mengenai variabel yang akan diteliti) dengan proses penelitian. Menurutku, perlu ada satu skema yang menerjemahkan proses penelitian (ini dimasukkan ke dalam metode penelitian). Sedangkan kerangka konsep cukup memuat tentang variabel yang akan diteliti, yang memuat variabel-variabel dari berbagai teori yang sudah ditelaah melalui tinjauan pustaka tentang topik yang akan diteliti.

Kedua, instrumen yang digunakan proses action research masih belum begitu jelas. Tidak hanya daftar pertanyaan ataupun pun panduan wawancara, peneliti sebaiknya juga membuat semacam buku log aktivitas (semacam diary) yang akan dia lakukan selama proses penelitian. Ketiga, mengejar kesempurnaan memang sulit, sehingga masih ada kesalahan di sana-sini. Masih ada waktu untuk memperbaiki tulisan saat melakukan penelitian dan menuangkannya secara lengkap dan lebih baik dalam tesis dan naskah publikasi. Sehingga, buat yang belum maju proposal, nggak usah khawatir…Ajang seminar proposal memang untuk mencari ide dan masukan

Satu Tanggapan to “Seminar proposal lagi….”

  1. edwin Says:

    bagus juga tuh ambil topik faktor-faktor yang menghambat penerapan sistem informasi manajemen berbasis LAN di dinas kesehatan kabupaten X. untuk pemasukan temen-temen di Kab.Kota daerah se indonesia. keep post bro!!!


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: