Menulis rencana bisnis sistem informasi rumah saki…

Menulis rencana bisnis sistem informasi rumah sakit
Abstrak
Pengembangan sistem informasi rumah merupakan pekerjaan melelahkan, membutuhkan investasi finansial yang tidak sedikit serta komitmen pimpinan rumah sakit dalam jangka waktu yang lama. Oleh karena itu, rumah sakit harus memiliki rencana bisnis yang matang yang menggambarkan secara jelas tujuan pengembangan sistem, disertai dengan gambaran aktivitas yang rinci serta sumber daya yang diperlukan serta peneguhan komitmen dari seluruh anggota organisasi. Adanya bisnis plan SIRS juga akan membantu proses klarifikasi prioritas kebutuhan, identifikasi jenis sistem yang dibutuhkan serta membantu direktur dan wali amanah di rumah sakit menerjemahkan visi-misi rumah sakit ke dalam strategi sistem informasi. Pada umumnya kerangka rencana bisnis SIRS akan meliputi 1)ringkasan eksekutif, 2) pendahuluan, 3)assessmen lingkungan, 4)rencana operasional dan implementasi dan 5)rencana keuangan dan jadwal.

Pendahuluan
Seiring dengan pertumbuhan organisasi, dorongan untuk meningkatkan efisien serta efektivitas pelayanan maupun manajerial, rumah sakit mulai melirik sistem informasi untuk menjawab tantangan tersebut. Sebagai manajer rumah sakit, tantangan tersebut harus dijawab dengan menulis rencana bisnis sistem informasi rumah sakit (SIRS). Mengapa? Alasannya sederhana: pengembangan sistem informasi rumah sakit merupakan pekerjaan berinvestasi tinggi, kompleks serta memerlukan komitmen pimpinan rumah sakit dalam jangka panjang. Adanya rencana bisnis sistem informasi rumah sakit akan membantu menerjemahkan visi organisais rumah sakit dan menurunkan risiko kegagalan perencanan maupun implementasinya.
Kemampuan menulis rencana bisnis sistem informasi rumah sakit merupakan salah satu kompentesi penting manajer rumah sakit.Rencana bisnis SIRS relatif berbeda dengan rencana bisnis lain karena lebih fokus ke arah internal. Ketika menulis rencana bisnis rumah sakit, seorang manajer akan berupaya melihat secara rinci dan mendalam proses bisnis/transaksi di masing-masing bagian serta bagaimana sistem di bagian tersebut berinteraksi dengan bagian lainnya di rumah sakit. Sebagai contoh, dokumen rencana bisnis rumah sakit akan menggambarkan secara rinci proses pendaftaran pasien untuk kunjungan rawat jalan, mulai dari mengidentifikasi kebutuhan data demografis, klinis hingga keuangan. Di sisi lain, sistem tersebut juga harus memiliki interface agar dapat berhubungan secara mulus dengan subsistem laboratorium, apotek maupun modul-modul lain di rumah sakit.
Sebelum menulis rencana bisnis SIRS, seorang manajer harus memahami terlebih dahulu rencana stratejik rumah sakit. Tidak hanya memahaminya, tetapi juga sepakat dengan misi organisasi, rencana finansial dan produksi jangka panjang, rencana teknologi maupun visi keseluruhan organisasi. Sehingga rencana bisnis SIRS akan memiliki keselarasan (alignment) dengan rencana stratejik organisasi secara menyeluruh. Hal ini merupakan kunci utamanya.
Menulis rencana bisnis SIRS akan membantu kita dalam menjelaskan tujuan, kebutuhan pioritas, identifikasi spesifikasi sistem yang diinginkan serta “menjual” ide kepada pimpinan maupun pemilik rumah sakit.


Kerangka rencana bisnis sistem informasi rumah sakit
Menurut Johnson, kerangka rencana bisnis SIRS semestinya mengikuti pola sebagai berikut:
1. Ringkasan eksekutif. Ini adalah layaknya etalase toko untuk menjual visi dan ide Anda. Tekankan manfaat SIRS dari sisi produktivitas, efisiensi serta mutu pelayanan rumah sakit. Dalam bagian ini, beberapa sub topik berikut akan sangat membantu:
· Tujuan. Ini merupakan jawaban dari “mengapa kita harus mengembangkan SIRS?”Berilah jawaban secara jelas, ringkas serta tidak bertele-tele.
· Sasaran dan strategi.Tuliskanlah secara spesifik apa yang disebut sebagai sasaran. Sebagai contoh, daripada menulis “peningkatan mutu”, akan lebih baik disertai dengan ukurannya seperti; menurunkan length of stay, menurunkan complain dokter/pasien dll. Demikian juga, ungkapkan secara spesifik strategi untuk menentukan sistem yang dikehendaki, bagaimana implementasi dan penggunaannya disertai dengan alasan yang masuk akal.
· Rekomendasi. Selanjutnya, ringkaslah uraian di atas menjadi suatu rekomendasi sistem yang diharapkan : terpadu atau tidak? Terbuka atau tertutup? Menggunakan software komersial atau mengembangkan sendiri? dan lain sebagainya.
· Kesimpulan. Akhirnya, tegaskan sekali lagi uraian Anda dengan mereview masalah serta solusinya.
2. Pendahuluan. Biasanya bagian ini meliputi dua sub bagian, yaitu tujuan dan misi. Pada sub bagian tujuan, identifikasikan keseluruhan alasan untuk melakukan pengembangan SIRS. Perhatikan bahwa tujuan dan misi ini selaras dengan misi organisasi rumah sakit.
3. Assessmen lingkungan. Sebelum melangkah lebih jauh, kita harus tahu dimana kita berpijak, bekal apa yang dimiliki serta kemana akan melangkah. Oleh karena itu bagian ini akan merangkaikan assessment terhadap kondisi teknologi informasi rumah sakit saat ini serta bagaimana situasi ini dapat mewujudkan visi Anda di masa depan. Selain sistem teknologi internal, assessment ini juga harus memperhatikan sistem yang digunakan oleh para pesaing rumah sakit Anda serta dampaknya terhadap keputusan stratejik rumah sakit.
4. Rencana operasional dan implementasi. Bagian ini merupakan roh utama dokumen rencana bisnis SIRS yang menggambarkan sistem yang diinginkan serta bagaimana mendapatkannya.
· Kaji kembali tujuan pengembangan dan tetapkan periode waktu untuk menerapkannya. Buatlah dalam sasaran jangka pendek dan jangka panjang serta bagaimana melibatkan sumber daya manusia dan fasilitas rumah sakit.
· Tentukan dimana implementasi awal akan berlangsung. Rekomendasikan bagian yang akan ditentukan sebagai pilot project dan bagaimana kegiatan operasional akan terpengaruh.
· Buatlah daftar peralatan utama yang dibutuhkan seperti perangkat keras, perangkat lunak hingga ke penambahan perangkat komunikasi seperti telepon, jaringan computer, modem dan lain sebagainya.
· Buatlah gambaran bagaimana SDM rumah sakit terpengaruh pada fase implementasi awal, pertengahan maupun akhir. Selain itu, identifikasikan pula individu yang akan terlibat sebagai pemain kunci, seperti manajer instalasi, dokter, manajer pengendalian mutu, trainer, support staf dan lain-lain.
· Buatlah jadwal yang rinci mulai dari pembentukan komite seleksi sistem informasi hingga ke implementasi menyeluruh (keseluruhan proses mungkin membutuhkan waktu bertahun-tahun)
· Identifikasikan biaya keseluruhan yang terantisipasi (diluar biaya perangkat keras dan perangkat lunak). Hal ini dapat meliputi tambahan biaya dari yang sederhana (pulsa telepon, alat tulis menulis, furniture) hingga ke rekrutmen staf baru sampai ke tambahan biaya pelatihan maupun sosialisasi kepada staf rumah sakit serta pencegahan terhadap kemungkinan adanya sabotase dari staf yang resisten.
· Akhirnya, buatlah kerangka evaluasi, standar pengendalian dan guideline. Bagian ini juga perlu menjelaskan bagaimana mutu tetap terpelihara sebelum, selama dan sesudah implementasi sistem, disamping kriteria sukses pengembangan sistem informasi itu sendiri.
5. Rencana keuangan dan penjadwalan. Buatlah secara spesifik dan realistis mungkin untuk mengantisipasi anggaran SDM maupun pengeluaran lainnya. Semakin akurat membuat rencana keuangan akan semakin sedikit kemungkinan anda menderita stress dan stroke di akhir proyek.
Rencana bisnis harus diperlakukan sebagai sebuah peta (ingat filmnya Dora…..). Tanpa peta ini, kita bisa tersesat. Organisasi yang tersesat hanya akan membuang-buang biaya. Sehingga dengan adanya peta kita dapat mencapai tujuan dengan lebih cepat dan hemat.
Sebagai penutup, menulis rencana bisnis rumah sakit bukan hal yang ringan dan Anda tidak harus melakukannya sendirian (Dora saja ditemani oleh Boots…). Anda mungkin perlu bekerjasama dengan manajer sistem informasi di rumah sakit Anda atau carilah konsultan untuk membantu. Bahkan, pihak vendor sistem informasi pun barangkali bersedia dengan senang hati untuk membantu meringkankan beban Anda dalam menulis dokumen maha dahsyat ini. Oleh karena itu tunggu apa lagi…. Selamat menulis…

(disarikan dari Simpson, RL. Why an IS business plan? Nursing Management Chicago. 1993. 24;3:26-27)

Kategori: informatika kedokteran

5 Tanggapan to “Menulis rencana bisnis sistem informasi rumah saki…”

  1. boed Says:

    tulisannya kecil – kecil, hora jelas mas anis, gedein dikit dong…

  2. denny Says:

    sumber pelatihan yang dapat kami ikuti dimana, tolong dong di undang
    Rumah Sakit Umum Provinsi Kepri
    Bagian Anggaran dan Perencanaan
    jln indun suri no 01 Tanjung Uban

  3. lulu Says:

    bagussss cyyy..
    py contoh yang real dum!jgn langkah-langkah’y duank,cz mci binun ngerjain business plan’y…tararengkyu =]

  4. titis Says:

    anda telah menjawab penyebab kegagalan proyek saya kemarin semoga itu hanya kesuksesan yang tertunda. terima kasih atas resepnya.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: