Kuliah di blog? Mengapa tidak….

Hari ini, perkuliahan untuk mahasiswa baru SIMKES dimulai. Sebenarnya, sudah sejak seminggu yang lalu, tepatnya 23 Agustus melalui perkuliahan Core Public Health. Secara seremonial, Kuliah Perdana juga telah dilangsungkan pada 24 Agustus kemarin dengan topik “Solidaritas Lokal dan Global dalam Krisis Kesehatan”. Kuliah yang sangat menarik tersebut menghadirkan Drs. Idham Samawi (Bupati Bantul), Ir. William Syahbandar, PhD (BRR Nias), dr. Astrid Kartika (Health Advisor, BRR Nias), Vijay (EHA-WHO), dr Mariana Tompi, MPH (Binkesmas Depkes), dr. Mubasysyir Hasanbasri, MA dan dr. Hari Purnomo K, MPH, Dr.PH (IKM UGM). Seperti biasa mas Andre menjadikan acara tersebut lebih hidup dengan joke-jokenya yang segar sebagai moderator.Nah, hari ini, topik Sistem Informasi Kesehatan saya mulai. Meskipun memberikan secara maraton 4 sesi berturut-turut, alhamdulillah tidak merasa capek (itupun masih harus ditambah setelah maghrib ngisi di MMR). Seperti sebelumnya, kuliah memang tidak hanya sekedar menyampaikan konsep atau teori. Saya lebih suka diskusi dan mendengarkan pengalaman lapangan.
Baca entri selengkapnya »

Politik sistem informasi rumah sakit

Saya kira semua orang setuju bahwa sistem informasi rumah sakit berbasis komputer (baca: aplikasinya) merupakan salah satu alat manajemen penting agar rumah sakit dapat memberikan pelayanan kesehatan yang efektif, efisien serta menjunjung tinggi keselamatan pasien. Tetapi, menerapkannya secara mulus di rumah sakit bukan hal yang mudah. Berbagai penelitian telah mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan implementasi SIRS.
Baca entri selengkapnya »

Sistem informasi kesehatan versus sistem informasi manajemen kesehatan

Keduanya merupakan jargon penting terkait dengan domain sistem dan manajemen informasi di sektor kesehatan. Dalam buku Design and Implementation of Health Information Systems (WHO, 2000) Sauerborn dan Lippeveld menuliskan bahwa sistem informasi manajemen kesehatan hanyalah salah satu subsistem dalam sistem informasi kesehatan. Subsistem lainnya adalah sistem surveilans epidemiologis dan sistem informasi administratif. Dalam buku tersebut jelas terlihat bahwa nuansa kesehatan masyarakat maupun epidemiologi sangat mewarnai. Di sisi lain, mungkin karena memasukkan kata manajemen, buku Jack Smith(2000) yang berjudul Health Management Information Systems: a handbook for decision makers sangat diwarnai pendekatan, konsep dan teori yang terkait dengan sistem informasi dan manajemen informasi. Sehingga, dibahas pula mengenai berbagai tools perencanaan seperti Critical Success Factors, Business Systems Planning, McFarlan-Kenney Strategic Grid dan lain sebagainya.

Kalau begitu, mana yang akan dipilih? Sebagai bahan bacaan, bagaimanapun juga kedua buku tersebut merupakan rujukan penting. Keduanya juga merupakan rujukan utama saat mengajar. Tetapi sebagai rujukan utama, sangat tergantung kepada kurikulum, tujuan pendidikan serta latar belakang mahasiswa. Saat mengajar di S2 SIMKES, saya lebih memilih buku kedua karena dua alasan:
• Sebagian besar mahasiswa adalah sarjana kesehatan masyarakat yang sebagian besar sudah mendapatkan pengetahuan dasar mengenai ilmu kesehatan masyarakat dan epidemiologi. Sehingga mengidentifikasi indikator kesehatan, siklus pengumpulan data kesehatan, metode pengumpulannya merupakan hal yang sangat familiar. Apalagi lingkungan kerjanya memang menuntut aktivitas yang terkait dengan pengolahan informasi.
• Konsep manajemen dan strategi, apalagi manajemen dan strategi informasi merupakan suatu hal yang baru. Hanya saja, agar konsep dan teori tersebut lebih mudah diaplikasikan, berbagai kasus dalam buku WHO perlu diberikan. Kalau tidak….nanti akan melayang kemana-mana.

Ide ini baru sekarang ini aku rumuskan. Sebelumnya, aku hanya mengacu kepada satu buku dan itu pula yang diberikan ke mahasiswa. Selebihnya aku tunjukkan beberapa artikel penelitian. Tantangan yang lebih besar adalah mengadopsi buku tersebut menjadi bacaan yang lebih mudah dibaca. Menulis buatku bukan pekerjaan yang mudah.
Aduh…kapan ya bisa menulis……

Usul: kolaborasi antar lembaga pendidikan sistem informasi kesehatan di Indonesia

Tenaga ahli sistem informasi kesehatan merupakan kelompok sumber daya manusia yang langka di Indonesia. Padahal, saat ini pemerintah, baik pusat, propinsi maupun berbagai kabupaten sedang gencar-gencarnya memperkuat sistem informasi kesehatan, salah satu pilar utama dalam strategi pembangunan kesehatan. Kelangkaan tenaga ahli tersebut dapat dipahami karena terbatasnya lahan pendidikan.
Baca entri selengkapnya »